LP3BH Manokwari Apresiasi Kepolisian Manokwari Telah Menetapkan 2 Tersangka di Kasus Kematian Sumiati Simanulang

KORANDAERAH.COM,Manokwari-Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari Yan Crhistian Warinussy,SH mengapresiasi Kapolres Manokwari yang telah menetapkan dua tersangka kasus kematian Sumiati Simanulang.

“Saya sebagai Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari memberi apresiasi dan hormat kepada Kapolres Manokwari dan jajarannya yang telah “melangkah maju” dengan mengumumkan adanya 2 (dua) orang tersangka dalam kasus kematian korban almarhum Sumiati Simanulang. Sesuai amanat UU RI No.8 Tahun 1981 Tentang Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Khusunya pada pasal 5 dan pasal 7 KUHAP,” kata Yan Crhistian Warinussy,SH , Kamis (14/5/2020).

Advokat dan Pembela Hak Asasi Manusia (HAM) di Tanah Papua/pernah meraih Penghargaan Internasional HAM “John Humphrey Freedom Award” tahun 2005 di Montreal-Canada ini juga mendesak Kapolres Manokwari dan Jajarannya untuk tetap konsisten pada prinsip-prinsip hukum yang berlaku.
“Oleh sebab itu mendesak Kapolres Manokwari dan jajarannya untuk tetap konsisten pada prinsip-prinsip hukum dan HAM yang terkandung di dalam KUHAP dalam menyelidiki dan menyidik kasus yang sempat menghebohkan warga kota Manokwari belum lama ini, yaitu ‘hilang’ nya korban yang kemudian ditemukan sudah tak bernyawa tersebut.”
Adapun, mekanisme penetapan satu atau dua atau lebih orang sebagai tersangka juga sudah diatur di dalam KUHAP. Sehingga saya pikir bahwa prosedur tersebut pasti telah ditempuh oleh penyidik Polres Manokwari.

“Kita semua warga Kota Manokwari sangat berharap kasus ini dapat semakin jelas apabila Polisi mampu menetapkan tidak saja jumlah orang, tapi menyebut inisial dari para tersangka tersebut,” kata mantan wartawan Cenderawasi Pos itu.

Selain itu, sekaligus mengambil langkah penegakan hukum yang bertanggung-jawab dengan menangkap dan menahan para tersangka tersebut sesegera mungkin.

“Ini penting demi menghindari adanya upaya para tersangka untuk melarikan diri, dan atau menghilangkan barang bukti. Bahkan mungkin dapat mengulangi perbuatannya,” ujar Yan. (red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: